Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts
Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts

Friday, February 24, 2012

Labels: , , , ,

Membuka usaha atau bisnis baru memang bukan perkara yang mudah tetapi bukan juga tergantung bakat. Banyak faktor yang mempengaruhi seperti perubahan teknologi dan persaingan pasar yang kian ketat. Ketatnya persaingan ini semakin memaksa kita untuk melakukan inovasi dan kreatifitas dalam segala bidang dalam melancarkan strategi bisnis dan marketing yang handal untuk memenangkan pertempuran merebut pangsa pasar ataupun mempertahankan pangsa pasar yang sudah dengan susah payah dikuasai. Mengamati pasar, mengenali kompetitor hingga menilai potensi pasar adalah hal wajib dan penting untuk dilakukan sebelum memilih strategi mana yang akan dipakai. Ada banyak cara dalam memilih dan menerapkan strategi yang dianggap terbaik. Strategi yang tersediapun sudah sangat banyak seperti blue ocean strategy, red ocean straegy, new waves marketing, gen-y marketing dan lain lain. Dikarenakan masing-masing pakar marketing dan bisnis memiliki pandangan tersendiri maka sangatlah sulit bagi kita orang awan untuk memilah-milah mana yang paling tepat. Tetapi dari semua hal yang telah disebut diatas yang paling penting dan paling sering dilupakan banyak perusahaan adalah pentingnya logo pada kemasan produk dan tidak sedikit pula perusahaan yang tidak memiliki logo untuk produk mereka. Seberapa jitu dan hebatnya strategi bisnis dan marketing sebuah perusahaan apabila melupakan logo pada kemasan produk atau logo produk akan sangat sulit untuk berhasil karena logo merupakan pintu gerbang kedalam pikiran konsumen seperti yang telah ditulis oleh pakar marketing terkemuka Philips Kotler. Lebih Lanjut: Pentingnya Logo Pada Kemasan Produk Dalam Memenangkan Pangsa Pasar

Tuesday, November 16, 2010

Labels: ,

Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau merupakan potensi pasar yang besar. Selama ini banyak pebusnis hanya berfokus di pulau-pulau tertentu saja, terutama pulau Jawa. Pada kenyataannya, pulau Jawa semakin padat dan mungkin inilah saatnya untuk mulai melirik pulau-pulau diluar Jawa sebagai peluang bisnis. Kalimantan adalah salah satu pulau yang mempunyai peluang bisnis yang sangat menguntungkan dan menggiurkan, tepatnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Cerita-cerita dan pengalaman bisnis sejumlah pebisnis lokal atau pebisnis pemula yang sukses di Palangkaraya ini mungkin dapat dijadikan inspirasi anda untuk memulai memikirkan dan melirik peluang bisnis yang membeludak di pulau Kalimantan ini.

Salah seorang pemilik Wedding Organizer yang sudah lama tinggal di Malang, Jawa Timur, Yemima Eka, tergerak untuk memperluas wedding organizernya di Kalimantan Tengah, tepatnya Palangkaraya. Yemima memang berasal dari Kalimantan, tetapi sudah lama sekali meninggalkan Kalimantan untuk meneruskan kuliahnya dan kemudian merintis usaha penyelenggara pesta pernikahan ini di Jawa Timur. Pengalaman yang di dapat di Jawa Timur, di kota Malang ini merupakan modal dasar yang mendorongnya untuk memperkenalkan bisnisnya di pasar lokal tanah kelahirannya Kalimantan itu.

Menurutnya, semua bisnis berkembang pesat di Palangkaraya, Kalimantan. Mulai dari bisnis Laundry yang dulunya tidak pernah ada, sekarang menjadi bisnis yang berkembang pesat. Begitu juga bisnis penyelenggara pesta pernikahan atau wedding organizer. Masyarakat Kalimantan Tengah, Palangkaraya mulai merasakan mudahnya menyelengarakan pesta pernikahan dengan menggunakan penyelenggara pesta pernikahan profesional atau wedding organizer ini.

Baca Lebih Jauh Peluang Bisnis dan Potensi Provinsi Kalimantan dan Palangkaraya

Wednesday, September 1, 2010

Labels: ,

Katanya, perhiasan identik dengan perempuan dan perempuan selalu ingin terlihat cantik dan menawan. Karena itu, bisnis perhiasan selalu memiliki peluang untuk berkembang. Seiring dengan kondisi ekonomi Indonesia yang mulai membaik dan berkembang maka peluang usaha perhiasan lokal semakin menggiurkan untuk dapat meraup untung besar dan cepat break even (BEP).

Keyakinan semacam itulah yang mendorong Alamuddin (43) bertahan menggeluti bisnis perhiasan mutiara lombok sejak tahun 1994. Bersama istrinya, Sukaiah (41), Alamuddin menciptakan desain-desain perhiasan berbahan mutiara yang dibudidayakan di daerah Sekotong, Nusa Tenggara Barat. Alamuddin memadukan mutiara dengan emas putih dan berlian tabor. Emas putih dipilih karena warnanya yang netral sehingga tidak memudarkan kilau mutiara.

Ia membuat perhiasan mutiara dipadu dengan ukiran batu koral yang diukir bermotif bunga. Batu koral itu berwarna-warni sehingga lebih mempercantik desain perhiasan mutiara buatan Alamuddin. Menurut pria asal kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, itu, desain dengan bunga koral tersebut adalah desain terbarunya.

”Mengandalkan keindahan mutiara saja (untuk menarik pembeli) sudah tidak mungkin dilakukan karena begitu banyak orang berbisnis mutiara. Ujung tombaknya adalah melakukan branding agar berbeda dari kompetitor lain serta desain yang kreatif dan inovatif,” kata Alamuddin. Begitu memperkenalkan branding dan corporate identity ini, banyak pembeli berdatangan.

Sebelumnya, ia hanya berkutat dan fokus dengan desain-desain seperti kebanyakan perajin mutiara lain di Lombok. Saat ini Alamuddin bekerja sama dengan perajin mutiara yang ada di Lombok untuk mengerjakan desain pesanannya yang datang berlimpah ruah karena kini ia mampu membedakan diri secara mencolok dengan para perajin lain lewat program branding dan corporate identitynya meskinpun masih dalam skala kecil-kecilan.

Bagaimana Cara Memanfaatkan Peluang Usaha Perhiasan Lokal

Thursday, July 29, 2010

Labels: ,

Bulan Ramadhan yang di tunggu-tunggu sebentar lagi menjelang. Banyak aktivitas yang biasanya tidak atau jarang dilakukan pada bulan-bulan lain, pada bulan Ramadhan ini dilakukan. Hal ini temasuk mempersiapkan hari raya Idul Fitri.

Berubahnya pola hidup selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, membuka kesempatan bagi pebisnis untuk menangkap peluang yang akan datang di depan mata ini. Peluang yang ada di bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini bukan hanya untuk bisnis musiman tetapi juga untuk bisnis berkelanjutan. Peluang usaha pada bulan Ramadhan ini atau memanfaatkan puasa, terbuka untuk siapa saja. Yang tepenting bahwa pebisnis ataupun pedagang telah sejak awal menyasar target market tertentu dengan memilih produk yang tepat, lokasi yang baik, dan memberikan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Jadi produk haruslah sesuatu yang dicari oleh masyarakat dan bukan berfokus pada apa yang diinginkan dan dipikirkan oleh pedagangnya atau kemampuan melihat pasar.

Sedangkan bagi bisnis yang tidak hanya menyediakan kebutuhan selama puasa dan lebaran, momen bulan Ramadhan ini bisa dugunakan untuk ajang promosi besar-besaran sehingga ketika bulan puasa ini selesai, produk anda telah sangat dikenal masyarakat dan ketika gaya hidup kembali normal, anda telah dapat menuai hasil yang maksimal.

Bila bingung harus memulai dari mana atau bingung memilih produk untuk dijual pada bulan Ramadhan, maka anda bisa memulai dengan sesuatu hal yang mudah bagi anda untuk melakukannya. Atau memulai dengan bisnis yang anda senang melakukannya. Kemudian pilihlah bisnis yang bisa anda lakukan dengan mudah, misalnya bila anda senang memasak maka membuka warung makanan atau kue kering akan lebih mudah untuk anda jalankan. Dan bila anda hanya menempatkan bisnis dengan momen bulan puasa ini sebagai bisnis musiman, maka anda perlu secara cerdas membidik target pasar dan memilih produk yang sesuai dengan gaya hidup selama bulan puasa dan Idul fitri tersebut.

Sementara untuk segmen pasar selama bulan Ramadhan ini dapat dibagi sesuai dengan aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat selama bulan puasa dan hari Idul Fitri.

Sahur dan Buka Puasa
Harus di bidik dengan jeli target market pada segmen ini sebelum menjajakan produk atau barang anda. Makanan basah merupakan produk andalan untuk buka puasa maupun sahur. Bila ingin memilih segmen pasar dengan momen sahur, pastikan anda mempunyai market yang jelas, sebagai contoh katering sahur untuk anak kost atau mahasiswa. Begitu pula moment buka puasa, target market yang bisa disasar adalah pekerja kantor, ataupun keluarga yang senang untuk berbuka puasa diluar rumah.

Produk lain yang bisa di ambil adalah jajanan sebagai makanan pembuka puasa. Produk seperti kolak, es kelapa muda, kurma, gorengan, kue basah, kue kering, sop buah dan lainnya marak di jual di sepanjang jalan atau disudut-sudut perumahan. Juga ketika mendekati hari raya Idul Fitri. Kebanyakan keluarga muda dan pekerja lebih memilih untuk membeli ketupat yang sudah jadi ketimbang membuatnya sediri.

Telusuri lebih jauh: Tips dan Cara Memanfaatkan Peluang Bisnis Dibulan Puasa Ramadhan

Labels: ,

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan PT. Puteri Cahaya Kharisma (Performax) akan mengadakan Pertemuan dan Pemeran Internasional Tingkat Dunia tentang produk dan bisnis halal di Jakarta, Indonesia. Pertemuan dan pameran ini akan dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan perusahaan dari berbagai negara muslim dunia. “Peserta pemaran produk halal ini akan menghadirkan berbagai industri seperti makanan, minuman, kuliner, perbankan, distribusi, hypermat, pasar swalayan dan kosmetika.”, kata presiden direktur Performax Risda Amarina.

Sebagai negara muslim dengan penduduk terbesar, Indonesia memainkan peranan penting dalam industri produk makanan dan minuman halal untuk melindungi konsumen muslim didunia yang nantinya akan mengarah sebagai neraga tujuan wisata bagi wisatawan muslim dunia. Menurut Risda Amarina prinsip halan tidak hanya berlaku pada makanan dan minuman saha tetapi juga pada dunia dan perilaku bisnis menurut ajaran dan syariat Islam.

Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk dan perilaku bisnis yang halal maka Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) sepakat mendukung penuh RUU Sertifikasi Halal dengan draft yang sedang digodok di Dewan Perwakilan Rakyat yang akan mengakui kewenangan LPPOM MUI dalam sertifikasi halal.

Kesempatan Belajar tentang Produk dan Cara Berbisnis Yang Halal
“Masyarakat muslim di Indonesia sebanyak kurang lebih 200 juta orang diantaranya tinggal di Indonesia. Bayangkan betapa banyaknya konsumen yang membutuhkan produk halal,” pungkas Ir Rifda Ammarina, ketua acara Indonesia International Halal Business & Food Expo 2010 yang pertama kalinya diadakan di Indonesia ini dan bertempat di Jakarta Convention Center. Dengan melihat banyaknya masyarakat muslim didunia maka sektor ini bukan lagi sekedar menjadi ajang edukasi tetapi memiliki potensi bisnis yang sangat besar karena bicara produk halal itu tidak hanya menyangkut makanan dan minuman saja tetapi ada juga bisnis kemasan, distribusi, perbankan syariah, pembayaran syariah dan lain-lain karena itulah hal ini harus dilihat secara integral.

Pameran produk-produk halal ini dihadiri oleh ratusan UKM (usaha kecil menengah) dan perusahaan kecil binaan lainnya. Talkshow dan forum seputar makanan halal juga dilaksanakan untuk mengedukasi dan mendidik para pengunjung tentang makanan dan minuman halal serta tak lupa juga akan dihadirkan beberapa lembaga sertifikasi dan lembaga yang melakukan transaksi yang sangat sesuai dengan syariat Islam.

Acara pameran ini diharapkan akan terbangun kesadaran masyarakat muslim Indonesia bahwa halal adalah kebutuhan mutlak dan merupakan bagian dari ibadah muslim karena sholat dan doa tidak akan diterima jika didalam perut kita ada yang tidak halal atau datang dari hasil yang tidak halal. Indonesia haruslah menjadi tuan rumah, menajdi pemasok pangan dan negara tujuan wisata bagi negara muslim lainnya.

Digelarnya acara ini karena masih saja ada pihak-pihak produsen yang belum memahami benar mengenai konsep halal dalam cara yang terintegrasi. Untuk itulah diperlukan perkenalan akan konsep halal dalam acara yang digelar bersama Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, BPOM, MUI, dan Performax ini.

Selengkapnya: Pameran Produk Halal Internasional Terbesar Di Jakarta